-
TRAINING MOTIVASI SPIRITUAL
Memberikan pencerahan dan motivasi dari sisi spiritual dengan metoda menyentuh kemampuan bawah sadar supaya lebih mengena untuk jangka waktu lama
-
HYPNOTHERAPY
Memberikan kesadaran positif untuk berpelilaku dan berfikir positif bahwa semua "Mental Block" bukan penghalang kesuksesan diri kedepan
-
TRAINING HYPNO EDUKASI
Menyentuh daya kekuatan alam bawah sadar dalam pencapaian diri pelajar/mahasiswa dan pengajar dalam upaya efektifitas belajar mengajar dan nilai-nilai yang bermanfaat
Jumat, 09 September 2016
Rabu, 07 Januari 2015
Posted by Unknown on 18.07 | No comments
Perasaan cemas, takut, dan sebagainya merupakan hal yang wajar sebagai manusia. Masalah dan hambatan yang berlum terselesaikan terkadang menjadi fikiran kita terus menerus menghantui. Kekawatiran dan perasaaan gagal terhadap sesuatu yang begitu intens menjadikan badan demam, jantung berdebar, bahkan tensi naik. Apakah anda, rekan atau saudara merasakan hal seperti ini ?
Apakah Psikosomatis Itu ?
Apakah Psikosomatis Itu ?
Banyak kasus dimana analisa dan segala
jenis pemeriksaan oleh dokter menunjukkan seseorang secara fisik tidak
mempunyai masalah fisik. Namun pada kenyataannya orang tersebut mengeluh karena
sakitnya.
Masalah-masalah emosional yang tidak
ditangani adalah penyebab 85% penyakit fisik. Itulah mengapa penanganan
penyakit fisik tidak membuahkan hasil yang tuntas karena mengabaikan masalah
emosional
Psikosomatis atau somatisasi adalah
gangguan psikis yang tampil dalam bentuk gejala-gejala fisik. Dengan kata lain,
psikosomatis adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh program pikiran negatif
dan/atau masalah emosi seperti stress, depresi, kecewa, kecemasan, rasa
berdosa, dan emosi negatif lainnya.
Bagaimana cara
membedakan psikosomatis dengan penyakit biasa?
Ciri-cirinya psikosomatis ditandai
dengan adanya keluhan dengan gejala fisik yang beragam, antara lain seperti
yang anda rasakan yaitu mulai dari pegal-pegal, nyeri di bagian tubuh tertentu,
mual, muntah, kembung atau perut tidak enak, sendawa, serta sekujur tubuh
terasa tidak nyaman. Tak jarang, ada yang merasa kulitnya seperti gatal,
kesemutan, mati rasa, pedih seperti terbakar, dan sebagainya.
Rasa sakit di kepala, migrain, nyeri di
bagian dada, punggung dan tulang belakang, linu pada persendian, bahkan sampai
rasa nyeri saat berhubungan seks juga bisa saja disebabkan oleh masalah emosi.
Keluhan semacam itu bisa berlangsung
lama dan berulang-ulang serta berganti-ganti atau berpindah-pindah tempat, dan
memang bisa dirasa sangat mengganggu sehingga wajar jika Anda bolak-balik
memeriksakan diri ke dokter.
Orang yang mengalami psikosomatis
mungkin akan sulit membedakan apakah penyakit yang diderita itu psikosomatis
atau disebabkan gangguan organis biasa, apalagi jika masalah emosi/pikiran
penyebab sakit itu tidak disadari. Cara paling mudah dan akurat untuk
mengetahui apakah suatu penyakit adalah psikosomatis atau sakit biasa adalah
dengan hipnotis. Pikiran bawah sadar tahu apa yang terjadi pada Anda. Hypnotherapist
bisa bertanya langsung ke pikiran bawah sadar Anda.
Namun, saran kami: Apabila anda sakit,
tetaplah periksa ke dokter. Apabila setelah dilakukan pemeriksaan secara medis
tidak ditemukan akar penyebab masalahnya, maka diduga kuat anda mengalami psikosomatis.
Begitu pula apabila penyakit-penyakit ringan sering kambuh seolah tak ada
hentinya. Kemungkinan anda mengalami psikosomatis.
Gejala psikosomatis bisa saja
diringankan dengan obat-obatan semisal penahan rasa sakit. Namun itu hanya
menahan sementara, dan gejala penyakit akan muncul kembali berulang-ulang, dan
kadang dalam bentuk yang berbeda-beda. Obat-obatan hanya menangani gejala.
Selama penyebabnya (program pikiran dan emosi negatif) masih ada, gejala
penyakit akan terus timbul.
Maka dari itu anda membutuhkan
hipnotis, satu-satunya solusi yang kami tahu paling cepat untuk menyembuhkan
psikosomatis. Bagi hypnotherapist, menyembuhkan psikosomatis bukanlah hal yang
rumit. Pasien akan dibimbing memasuki kondisi somnambulis (kondisi hipnotis
yang dalam) untuk menemukan akar masalah dan kemudian membereskannya.
Apabila masalahnya adalah program
pikiran yang salah, berkaitan dengan sistem kepercayaan, salah paham dan
sebagainya, maka dilakukan re-edukasi atau pembelajaran ulang agar klien
mempunyai pikiran yang benar dan keyakinan baru yang positif. Sedangkan bila
sebabnya adalah emosi negatif, seperti depresi, kecewa dan rasa bersalah, maka
pikiran bawah sadar dipersilakan menyadari masa lalu sebagai sebuah pelajaran,
menerima dirinya sepenuhnya, dan berbahagia dengan kondisi saat ini.
Contoh Kasus Penyakit Kulit
(Psikosomatis)
Klien yang mengalami psikosomatis
sebaiknya tetap melanjutkan pengobatan medis sampai semua gejala fisik
lenyap. Satu contoh, saya pernah menangani klien yang mengalami penyakit
kulit psikosomatis. Ibu berusia 40 tahun ini sangat mencemaskan putri
kesayangannya yang kuliah di luar kota. Kecemasan ini sudah tidak disadari
oleh sang ibu.
Kondisi pasien sangat mengerikan.
Kulitnya yang dulunya mulus, sekarang terlihat penuh luka dan infeksi
karena sering digaruk-garuk. Pasien ini tidak punya alergi kulit
sebelumnya. Segala macam obat dan salep yang disarankan dokter kulit sudah
dicoba, tapi belum ada yang memberi kesembuhan permanen. Pasien juga
mengikuti saran dokter untuk berkunjung ke psikiater. Namun setelah tiga
bulan diterapi oleh psikiater dia merasa bosan karena tidak ada kemajuan
yang berarti.
Dalam kondisi hipnotis, pikiran
bawah sadar pasien langsung menceritakan masalah kecemasan itu. Bukan hal
yang susah bagi hypnotherapist untuk mengungkap penyebab. Hanya perlu
mengatakan "Pada hitungan ketiga, anda mengetahui apa penyebab
penyakit kulit ini", dan pasien akan langsung bercerita.
Ada banyak hal yang dicemaskan si
ibu terhadap putrinya. Mulai dari kesehatan sampai masalah keberhasilan
kuliahnya. Namun yang paling besar adalah takut jika putrinya salah
bergaul, memakai narkoba, dan seks bebas. Maklum saja, putri yang
dicemaskan ibu memang cantik dan terkesan lugu. Dulu si ibu bisa selalu
mengawasi putrinya yang masih tinggal di rumah, sekarang putrinya lepas dan
tidak mungkin mengawasinya. Selain itu, pasien juga merasa kesepian, karena
Suami bekerja sampai sore, dan tiga anaknya termasuk putri satu-satunya
tidak tinggal lagi serumah.
Dengan teknik tertentu, saya
berhasil mengatasi rasa cemasnya, dan pikiran bawah sadarnya setuju untuk
tidak membuat si ibu sakit lagi. Namun infeksi kulitnya tentu saja tidak
bisa sembuh seketika. Disinilah peran pengobatan medis masih diperlukan
terhadap pasien psikosomatis. Saya sarankan ibu tersebut untuk mengobati
kulitnya sampai sembuh dengan berobat ke dokter. Setelah infeksi itu
sembuh, maka untuk selanjutnya tidak kambuh lagi.
sumber :
http://www.hipnoterapi.asia/psikosomatis.htm
sumber :
http://www.hipnoterapi.asia/psikosomatis.htm
Menerima
SEMINAR DAN TRAINING HYPNO MOTIVASI-SPIRITUAL, untuk organisasi, perusahaan, sekolah dan lembaga pendidikan anda
- Ketakutan diri / Phobia / Self Syndrome lebih efektif terapi dengan metode membangun kekuatan bawah sadar oleh ahlinya
Hubungi :
ERY (WA) 0813-2778-0051 PIN D0FBE2F2
email : hypno.upgrading@gmail.com
Kamis, 01 Januari 2015
Posted by Unknown on 20.02 | No comments
Kalo mau ujian emang suka banyak
masalah yang muncul. Dalam hal ini, faktor psikologislah yang sangat Mengkhawatirkan
dan memprihatinkan. Tujuannya nggak lain nggak bukan buat menguji kesiapan
lahir-batin. Dan biasanya, hal-hal seperti inilah yang akan menghantui setiap
langkah siswa dalam mempersiapkan ujian nasional.
BELAJAR MENTAL MELULU
Yoi. Ini sindrom yang biasa muncul
menjelang tes-tesan! Makin dekat hari H-nya, otak makin susah menyerap
pelajaran. Sindrom ini muncul bukan karena otak. Tapi, karena kita panik. Otak
kita jejali dengan berbagai materi pelajaran secara paksa. Dan dalam tempo yang
sesingkat-singkatnya.
1. Seminggu sebelum UN bikin pointers materi-materi
pelajaran di kertas kecil yang bisa dikantongi ke mana-mana. Pointers ini
ibarat password otak: kunci untuk membuka file-file memori otak. Jadi, nggak
perlu mempelajari ulang materi-materi pelajaran UN, begitu baca pointers
ingatan kita akan dipanggil kok.
2. Dua atau tiga hari menjelang UN, wajib
menjauhi buku-buku pelajaran juga kertas kecil berisi pointers materi-materi
pelajaran tadi. Lakukan apapun yang kita senangi, supaya perasaan happy. Kalo
perasaan udah happy, otomatis otak jadi rileks. Nah, dalam kondisi
rileks, memori otak akan lebih kinclong!
TAKUT KAGAK LULUS
Katanya, hidup ini nggak boleh
ngebayangin yang enak-enak aja. Kudu balance dengan ngebayangin yang pait-pait.
Ngebayangin nggak lulus emang harus. Tapi, sambil ngebayangin nggak lulus, kita
juga harus ngumpulin info seputar kesialan itu. Maksudnya, kalo emang nanti
nggak lulus, apa yang bisa dilakukan? Ngulang lagi atau ada jalan lain? Kalo
tau bahwa kita bisa melakukan sesuatu jIka benar-benar nggak lulus, kita nggak
akan stres, bro!
TAKUT SAMA MATA PELAJARAN TERTENTU
Setiap orang pasti punya kelemahan
di salah satu mata pelajaran. Kalo tuh mata pelajaran masuk dalam daftar mata
pelajaran yang diujikan di UN, gimana jadi nggak was-was, heh? Untuk mata
pelajaran yang satu ini, coba kasih perhatian lebih. Lebihin porsi belajarnya,
lebihin juga konsentrasi buat mengulik mata pelajaran tersebut. Mudah-mudahan
materi pelajarannya nempel dikit-dikit. Kalo nggak juga? Ya emang udah takdir.
TAKUT NGGAK BISA BANGUN PAGI
Ugh! Kenapa yang namanya tes-tesan
mostly diselengarakan di pagi hari ya? Padahal, semua orang juga tau kalo yang
namanya bangun pagi itu adalah yang terberat di dunia! (Halah!) Nggak ada cara
lain selain minta bantuan banyak pihak! Di hari H nanti, jangan lupa nyalain
weker (minimal 2: jam weker dan alarm ponsel). Terus, titip pesan dari malamnya
ke bokap, nyokap, kakak, adik, pembantu, sopir…. Kalo perlu sampe tukang roti
keliling yang pagi-pagi udah muter dengan gerobak tet-tot…, tet-totnya!
Suruh mereka ngebangunin lo dengan berbagai cara. Dari mulai diteriakin,
dikitikin, sampe disiram air atau digaplok, it’s O.K!
TAKUT NGGAK BISA NYONTEK
Hah! Mungkin kedengarannya
sesat. Tapi, kenyataan berbicara bahwa lebih dari sembilan puluh persen kepala
akan memikirkan gimana cara mencari celah buat nyontek ketika UN berlangsung.
Tipsnya cuma satu: banyak-banyak usaha sendiri. Juga berdoa! Sebab, inget kata
pepatah: sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Artinya: meski
kita udah bikin konspirasi tingkat tinggi dengan teman-teman plus udah
menyiapkan plan A, plan B, dan plan C buat nyontek, kalo takdir berkata lain
nasib sial nggak bisa ditolak, man!
MENGIRA-NGIRA SI PENGAWAS
Entah kenapa, sosok pengawas
UN yang tergambar di pelupuk mata yang sangar melulu. Mulai hari ini, coba
bayangin sosok pengawas UN yang asik. Wajahnya memperlihatkan aura bersahabat.
Ramah, suka becanda, suka ngasih tebak-tebakan begitu udah ngeliat murid-murid
mukanya kenceng, suka…. Atau, bayangin sosok pengawas UN yang polos (baca: agak
blo’on).
ACARA GAUL BATAL
Menjelang UN semua orang mendadak
sibuk belajar. Nggak terkecuali mereka yang masuk dalam daftar anak bengal!
Ngeliat dampaknya yang kurang bagus bagi kesehatan jiwa kita, kesimpulannya
acara bergaul mustinya tetap dipertahankan durasinya. Hanya aja, mungkin
frekuensinya yang diatur. Misalnya, nggak tiap hari, but ada beberapa hari yang
dipake buat bergaul pol-polan.
LESS TIME FOR YAYANG
Ssst…,
the chemistry of love konon
bagus banget buat kita lho! So, kalo waktu buat ketemuan sama pacar or gebetan
berkurang banyak…. Wah, bahaya!
Support dari pacar
or gebetan perlu banget sih. Cuma, cara memperolehnya nggak musti lewat
ketemuan kok. Coba intensifkan SMS dan telepon. Tinggal cari waktu yang aman
(maksudnya bukan di jam-jam kita atau dia harus belajar or istirahat gitu), hajar deh! Eh,
inget: jangan ngobrolin pelajaran atau persiapan UN lagi. Makin suntuk!
DENGER BANYAK NASEHAT
Emang udah kebiasaan tuh begitu!
Hampir tiap hari ngedenger omongan kayak gitu, bukannya senang karena ngerasa
diperhatiin, justru jadi sebel. Annoying, brur! 1. Bilang terus terang ke yang
ngasih nasehat supaya jangan sering-sering ngasih nasehat. Cukup sesekali tapi
di momen yang tepat. Itu lebih kena! 2. Umumnya, orang ngasih nasehat lantaran
nggak ngeliat dengan mata-kepala sendiri kalo orang yang dinasehatin melakukan
apa yang dia nasehatin. Makanya, sebelum disuruh belajar, kasih liat kalo kita
sedang belajar. Gitu seterusnya.
NGE-LIST “MITOS” TENTANG UN
Yoi. Cerita-cerita kayak: kalo
salah satu bagian kertas UN lembab lantaran kena keringat alamat nggak lulus
karena komputer nggak bisa memprosesnya. Atau, kalo menghitamkan bulatan di
kertas komputernya terlalu kereng juga komputer nggak bisa memprosesnya. Dan
lain-lain…, dan lain-lain!. Kalo ngedenger cerita-cerita “menyeramkan” seputar
UN, mending buru-buru sumpel kuping dengan earphone MP3. Kalo nggak, cabut!
Pokoknya, intinya
jauhi sumber yang menyebarkan
cerita-cerita tersebut. Jangan malah mendekat dan mengulik lebih jauh. Nggak
guna lah…. Gimana kalo telanjur denger dan kepikiran?
Talk to your self,
sumber : https://www.academia.edu/7278131/Stress_Menjelang_Ujian_Nasional
sumber : https://www.academia.edu/7278131/Stress_Menjelang_Ujian_Nasional
Menerima SEMINAR DAN TRAINING - SUKSES UJIAN NASIONAL dengan HYPNO MOTIVASI SPIRITUAL, untuk sekolah dan lembaga pendidikan anda
- Ketakutan diri / Phobia / Self Syndrome lebih efektif terapi dengan metode membangun kekuatan bawah sadar oleh ahlinya
Hubungi :
ERY (WA) 0813-2778-0051 PIN D0FBE2F2
email : hypno.upgrading@gmail.com
Rabu, 31 Desember 2014
Posted by Unknown on 00.48 | No comments
Bagaimanakah AKU di tahun 2017 ?, Apa yang sesungguhnya Anda inginkan dalam
kehidupan ini. Apakah Anda menginginkan pernikahan penuh kasih sayang,
perhomatan anak-anak Anda?
Apakah Anda menginginkan banyak uang, mobil mewah, bisnis yang sukses, vila di Puncak? Ingin Naik haji dan mengjaikan orang yang anda cintai ( orang tua / keluarga) ?
Apakah Anda menginginkan banyak uang, mobil mewah, bisnis yang sukses, vila di Puncak? Ingin Naik haji dan mengjaikan orang yang anda cintai ( orang tua / keluarga) ?
Nah!, tidak ada salahnya menjalani tahun
2017 ini kita membuat sebuah resolusi. Apa sebenarnya definisi
resolusi? Resolusi adalah pernyataan tertulis, yang biasanya berisi tuntutan
tentang suatu hal yang akan kita lakukan. Semacam sebuah rencana yang ingin
kita lakukan di tahun 2015
Mengubah Keyakinan Anda, itu Mengubah Harapan
Anda Sukses
Wirausahawan milyuner, Richard M.Devos, mengatakan, “Satu -satunya hal yang menghalangi
seseorang dari mendapatkan apa yang diinginkannya dalam kehidupan ini sering
kali hanyalah kemauan untuk mencobanya serta iman untuk meyakini bahwa itu
mungkin”.
Suatu kepercayaan bukanlah sekedar ide yang Anda punyai; itu
adalah ide yang menguasai Anda. Suatu kepercayaan mempunyai kuasa yang besar,
sebab mengubah harapan seseorang. Ketika Karen Ford mengubah cara berpikirnya dan
membangun kepercayaan di atas landasan baru berupa pertumbuhan, ia mempunyai
lebih dari sekedar pengharapan dan impian untuk mendorongnya maju. Ia harap
meraih sasarannya sebab ia telah bekerja keras mengubah dirinya sebagai
persiapan. Dan ia juga telah mempersiapkan orang - orangnya untuk itu.
Mereka berharap sukses, dan mereka pun sukses. Kata - kata
penulis Nelson Boswell sungguh benar: “ Langkah pertama sekaligus terpenting
menuju sukses adalah keyakinan terhadap
harapan bahwa kita bisa sukses”. SPIRIT PERUBAHAN .. YAKINI ANDA SUKSES
JIKA ANDA SEORANG MUSLIM, inilah RESOLUSI ANDA
“Hai orang-orang yang beriman,
bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu
seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa
kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik. Tiada sama
penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni
surga itulah orang-orang yang beruntung.” (QS al-Hasyr [59]: 18-19)
Tak terasa, sekarang kita sudah masuk tahun 2015
dan kita meninggalkan tahun 2014 dengan banyak kenangan. Sebelum jauh berlalu,
ada baiknya jika kita flashback (muhasabah) 11 bulan terakhir
di tahun 2016 yang sudah berlalu. Dari Syadad bin Aus ra, dari Nabi Muhammad
saw, beliau berkata: “Orang yang pandai adalah orang yang menghisab
(mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian.
Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang dirinya mengikuti hawa nafsunya
serta berangan-angan terhadap Allah SWT” (Imam Turmudzi). Dalam riwayat
lain disebutkan dari Umar bin Khaththab ra, ia berkata: “Hisablah
(evaluasi) diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah)
kalian untuk hari aradh akbar (yaumul hisab).”
Meski tahun baru Islam sudah lewat, tidak ada
salahnya momen pergantian tahun ini kita lakukan evaluasi diri (muhasabah).
Muhasabah atau evaluasi inilah yang digambarkan oleh Rasulullah saw sebagai
kunci pertama dari kesuksesan. Karena orang yang sukses akan selalu mengevaluasi
dari apa yang telah dilakukannya. Selain itu, Rasulullah saw juga menjelaskan
kunci kesuksesan yang kedua, yaitu action after evaluation. Artinya
setelah evaluasi harus ada aksi perbaikan.
Sementara kebalikan dari kesuksean, yakni
kegagalan. Rasulullah saw menyebutkan dengan dua ciri mendasar Muslim yang
gagal, yakni: Pertama, adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya.
Membiarkan hidupnya tidak memiliki visi, tidak memiliki planing (rencana),
tidak ada action (aksi/kerja) dari rencananya, terlebih-lebih
memuhasabahi perjalanan hidupnya. Dan orang yang seperti ini sudah akan terukur
kegagalannya.
Kedua, adalah memiliki banyak
angan-angan dan khayalan, “Berangan-angan terhadap Allah.” Maksud
berangan-angan terhadap Allah SWT adalah sebagaimana dikemukakan oleh Imam
Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi, sebagai berikut: “Dia (orang yang
lemah), bersamaan dengan lemahnya ketaatannya kepada Allah dan selalu mengikuti
hawa nafsunya, tidak pernah meminta ampunan kepada Allah, bahkan selalu
berangan-angan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosanya.”
Urgensi Muhasabah
Imam Turmudzi meriwayatkan ungkapan Umar bin
Khaththab ra dan juga ungkapan Maimun bin Mihran mengenai urgensi dari
muhasabah.
Pertama, Umar ra mengemukakan: “Hisablah (evaluasilah)
diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah) kaliau untuk
hari aradh akbar (yaumul hisab). Dan bahwasanya hisab itu akan menjadi ringan
pada hari kiamat bagi orang yang menghisab (evaluasi) dirinya di dunia.”
Sebagai sahabat yang dikenal ‘kritis’ dan visioner, Umar memahami benar urgensi
dari evaluasi ini. Pada kalimat terakhir pada ungkapan di atas, Umar mengatakan
bahwa orang yang biasa mengevaluasi dirinya akan meringankan hisabnya di yaumul
akhir kelak. Umar faham bahwa setiap insan akan dihisab, maka iapun
memerintahkan agar kita menghisab diri kita sebelum mendapatkan hisab dari
Allah SWT.
Kedua, Maimun bin Mihran ra mengatakan: “Seorang
hamba tidak diakatan bertaqwa hingga ia menghisab dirinya sebagaimana
dihisabnya pengikutnya dari mana makanan dan pakaiannya.” Maimun bin
Mihran merupakan seorang tabiin yang cukup masyhur. Beliau wafat pada tahun 117
H. Beliau pun sangat memahami urgensi muhasabah, sehingga beliau mengaitkan
muhasabah dengan ketaqwaan. Seseorang tidak dikatakan bertaqwa, hingga menghisab
(mengevaluasi) dirinya sendiri. Karena beliau melihat salah satu ciri orang
yang bertaqwa adalah orang yang senantiasa mengevaluasi amal-amalnya. Dan orang
yang bertaqwa, pastilah memiliki visi, yaitu untuk mendapatkan ridha Ilahi.
Ketiga, urgensi lain dari muhasabah
adalah karena setiap orang kelak pada hari akhir akan datang menghadap Allah
SWT dengan kondisi sendiri-sendiri untuk mempertanggung jawabkan segala amal
perbuatannya. Allah SWT menjelaskan dalam al-Qur’an: “Dan tiap-tiap mereka
akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.” (QS
Maryam [19]: 95). Setiap manusia akan dimintai pertanggung jawaban
atas segala amal perbuatan yang telah dilakukannya secara sendiri-sendiri. Dan
seringkali manusia melupakan hal ini, sementara semakin hari semakin dekat
antara dirinya dengan hisab tersebut. Allah SWT berfirman: “Telah dekat
kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam
kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” (QS al-Anbiya’ [21]: 1)
Membuat Resolusi di Tahun 2017
Seorang Muslim tidak seharusnya hanya berwawasan
sempit dan terbatas, sekedar pemenuhan keinginan untuk jangka waktu sesaat.
Namun lebih dari itu, seorang muslim harus memiliki visi & planing untuk
kehidupannya yang lebih kekal abadi. Karena orang yang sukses adalah orang yang
mampu mengatur keinginan singkatnya demi keinginan jangka panjangnya. Orang
bertaqwa adalah orang yang ‘rela’ mengorbankan keinginan duniawinya, demi
tujuan yang lebih mulia, ‘kebahagian kehidupan ukhrawi.’
Ada beberapa aspek terkait resolusi Muslim di tahun
2017 agar kelak kita menjadi orang yang pandai, sukses, dan bertaqwa.
Pertama, kita perlu membuat resolusi
terkait ibadah kita. Pertama kali sebagai Muslim yang harus kita lakukan adalah
meningkatkan ibadah kita, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah. Karena ibadah
merupakan tujuan utama diciptakannya manusia di muka bumi ini: “Dan
tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah
kepada-Ku.” (QS al-Zariyât [51]: 56).
Kedua, sebagai Muslim kita perlu membuat
resolusi terkait pekerjaan dan perolehan rizqi. Aspek kedua ini sering kali
dianggap remeh, atau bahkan ditinggalkan dan ditakpedulikan oleh kebanyakan
kaum muslimin. Karena sebagian menganggap bahwa aspek ini adalah urusan duniawi
yang tidak memberikan pengaruh pada aspek ukhrawinya. Sementara dalam sebuah
hadits, Rasulullah saw bersabda: Dari Ibnu Mas’ud ra dari Nabi Muhammad saw
bahwa beliau bersabda, “Tidak akan bergerak tapak kaki Ibnu Adam pada hari
kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara; umurnya untuk apa dihabiskannya,
masa mudanya, kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya &
kemana dibelanjakannya & ilmunya sejauh mana pengamalannya?” (HR
Turmudzi)
.
Ketiga, kita perlu membuat resolusi
terkait kehidupan sosial keislaman kita. Aspek kehidupan sosial ini merupakan
hubungan muamalah, akhlak dan adab dengan sesama manusia. Karena kenyataannya
kehidupan sosial keislaman kita juga sangat penting. Sebagaimana yang
digambarkan Rasulullah saw dalam haditsnya: “Orang yang bangkrut dari
umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) shalat, puasa
dan zakat, namun ia juga datang dengan membawa (dosa) menuduh, mencela, memakan
harta orang lain, memukul (mengintimidasi) orang lain. Maka orang-orang
tersebut diberikan pahala kebaikan-kebaikan dirinya. Hingga manakala pahala
kebaikannya telah habis, sebelum tertunaikan kewajibannya, diambillah dosa-dosa
mereka dan dicampakkan pada dirinya, lalu dia pun dicampakkan ke dalam api
neraka.” (HR Muslim)
Menerima TRAINING
HYPNO UPGRADING - SPIRITUAL untuk organisasi anda (
pendidikan/non pendidikan dan perusahaan)
Mengembalikan Fitrah manusia yang BERTUHAN, BEKEJA KERAS, JUJUR, dan IKHLAS
kontak person :
ERYANTO WhatsApps/SMS :( 0813-2778-0051)
e-mail : hypno.upgrading@gmail.comSearch Our Site
Popular Posts
-
Kalo mau ujian emang suka banyak masalah yang muncul. Dalam hal ini, faktor psikologislah yang sangat Mengkhawatirkan dan mempriha...
-
Perasaan cemas, takut, dan sebagainya merupakan hal yang wajar sebagai manusia. Masalah dan hambatan yang berlum terselesaikan ter...
-
Hubungi : ERY ( WA ) 0813-2 778-0051 PIN D0FBE2F2 email : hypno.upgrading@gmail.com
-
D alam setiap babak kehidupan,manusia selalu mengalami satu atau lebih peristiwa yang dapat ,menggoncang dan mengubah kehidupannya.Ke...
-
Kecemasan Fobia Hanya dua kekhawatiran untuk berguna bertahan hidup, yaitu takut jatuh dan takut suara keras. namun dalam beberapa ...
-
Bagaimanakah AKU di tahun 201 7 ? , Apa yang sesungguhnya Anda inginkan dalam kehidupan ini. Apakah Anda menginginkan pernikahan ...
-
D alam setiap babak kehidupan,manusia selalu mengalami satu atau lebih peristiwa yang dapat ,menggoncang dan mengubah kehidupannya.Ke...
-
"UPGRADING GOLD" TRAINING UPGRADE GOLD ( Leadership , Communication & Team Work) Training Para peserta aka...
-
TERAPI POSITIF KELUARGA DENGAN HYPNOTERAPI, EFEKTIF DAN MURAH Para Orang Tua sering kewalahan dalam menghadapi kelakuan anaknya. ...
-
HOW TO SUCCESS .. UJIAN NASIONAL 2015 dengan HYPNOTHERAPY Jika Anda Ingin Anda Konsentrasi Belajar & Lulus Ujian Dengan Sukse...
Recent Posts
Text Widget
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.







